PENGGUNAAN MEDIA VISUAL UNTUK MENINGKATKAN HAFALAN KOSAKATA BAHASA ARAB MAHASISWA STIT DARUL FATTAH BANDAR LAMPUNG

  • kasmudi
Keywords: Metode Imla’ Manqul, Kemampuan Menulis

Abstract

Bahasa Arab menjadi salah satu dari bahasa pengantar pembelajaran dan menjadi mata kuliah wajibdi perguruaan tinggi, khususnya pada pergururan tinggi keagamaan. Namun terkadang menjadi mata mata kuliah yang tidak diminati oleh sebagian besar mahasiswa. Agar pembelajaran bahasa Arab menjadi menyenangkan dan diminati oleh para mahasiswa, seorang dosen harus pandai mengemas materi bahasa Arab menjadi mata kuliah yang menarik sehingga mudah dipahami. Salah satu cara yang biasa ditempuh adalah dengan memilih metode dan media yang menarik sehingga pembelajaran tidak menjenuhkan. Tujuan yang melandasi penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penggunaan media visual dapat meningkatkan hafalan kosakata bahasa Arab pada dan mendeskripsikan peningkatan hafalan kosakata bahasa Arab mahasiswa dengan menggunakan media visual pada Mahasiswa STIT Darul Fattah Bandar Lampung. Metode yang digunakan dala penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini  menunjukkan bahwa Penggunaan media visual dapat meningkatkan kosakata bahasa Arab mahasiswa kelas A semester 3 STIT Darul Fattah Bandar Lampung tahun pelajaran 2019/2020, hal ini di tunjukkan dengan adanya peningkatan hasil tes hafalan kosakata dan tertulis di setiap siklusnya. Pada siklus pertama hasil tes hafalan kosakata mencapai rata-rata 84.30 , kemudian meningkat menjadi 87.65 pada siklus ke dua. Adapun nilai rata-rata tes tertulis pada uji siklus I 80.56 dan  87.18 pada uji siklus II.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Atmazaki. 2005. Ilmu Sastra: Teori dan Terapan. Padang: Citra Budaya Indonesia.
Ayu, Djenar Maesa dan kawan-kawan. 2011. 1 Perempuan 14 Laki-Laki. Jakarta: PT. Gramedia.
Echols, J.M, dan Hasan Shadili, 1987, Kamus Inggris-Indonesia, Jakarta: Gramedia.
Endraswara, Suwardi. 2011. Metodologi Penelitian Sastra. Yogyakarta: CAPS.
Hasanuddin WS. 2007. ”Cerpen Modern Indonesia: Persoalan Estetika dan Produksi Sosial Teks.” Padang Ekspres 26 Agustus 2007. Padang.
Jingga. 2012. Yuk, Menulis yuuuk...Yogyakarta: Araska.
Keraf, Gorys. 2009. Diksi dan Gaya Bahasa. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Kurnianto, Ery Agus. 2004. ”Erotisme dalam Sastra”. http://www.indomedia.com/sripo/2004/02/02/15/1502 budi.html (15/04/07).
Kosasih. 2012. Dasar-dasar Keterampilan Bersastra. Bandung: Yrama Widya.
Lesmana, T. (1995). Pornografi dalam Media Massa. Jakarta. Puspa Swara.
Moleong, J.L. (2006). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Nurgiyantoro, Burhan. 2010. Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Nurhayati. 2008. Teori dan Aplikasi Stilistik. Penerbit Unsri.
Rachmy, Indrawaty Dewi.http://karya-ilmiah.um.ac.id/index.php/sastra-indonesia/article/view/76. diakses tanggal 5 Desember 2012.
Rafiek, M. 2013. Pengkajian Sastra: Kajian Praktik. Bandung: Refika Aditama.
Rampan, Korrie Layun. 2009. Apresiasi Cerpen Indonesia Mutakhir. Jakarta:
Bukupop.
Ratna, Nyoman Kutha. 2009. Stilistika, Kajian Puitika Bahasa, dan Budaya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Ratna, Nyoman Kutha. 2013. Stilistika Kajian Puitika Bahasa, Sastra, dan Budaya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Sedayu, Wana. 2006. ”Erotisme dalam Karya Sastra Pengarang Perempuan”. http://www.suara karya-online.com/news.html (15/04/07).
Setem, I Wayan. 2011. Jejak Seksualitas dalam Lukisan Dewa Putu Mokoh dan Murniasih. http://erotismekaryasastra.com. Diakses tanggal 5 Desember 2012.
Sitanggang, S.R.H., Suyanto, S. dan Sasmito, J.A. (2002). Unsur Erotisme: dalam Novel Indonesia 1960-1970-an. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.
Syafruddin, 2006, Telaah Estetika (hand out mata kuliah Estetika untuk mahasiswa Program Pascasarjana S-2, Yogyakarta: PPs. Institut SeniIndonesia Yogjakarta.
Sudjiman, Panuti. 1990. Kamus Istilah Sastra, Jakarta: Universitas Indonesia Press.
Tarigan. Henry Guntur. 1986. Pengajaran Kosa Kata. Bandung: Angkasa.
Tarigan, H. G. 1993. Pengajaran Gaya Bahasa. Bandung: Angkasa.
Udin, Syamsuddin, dkk. 1985. Memahami Cerpen-Cerpen A.A. Navis. Jakarta: Pusat Pembimbing dan Pengembangan Bahasa Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
Zainuddin, 1992. Materi Pokok Bahasa Dan Sastra Indonesia. Jakarta: Rineka Cipta.
Zaidan, A.R., Mujiningsih, E.N. dan Santosa, P. (1998). Unsur Erotisme: Dalam Cerpen Indonesia 1950-an. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
Published
2020-11-09