Memuat jurnal…
Memuat jurnal…
Penelitian ini bertujuan menganalisis pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam pembelajaran matematika, khususnya pada materi bangun ruang, serta dampaknya terhadap proses dan hasil belajar siswa kelas V SDN 2 Natar Lampung. Latar belakang penelitian berangkat dari tantangan pembelajaran matematika di sekolah dasar yang masih dihadapkan pada keberagaman kemampuan, gaya belajar, dan kesiapan belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain implementasi pembelajaran berbasis proyek, melibatkan 24 siswa melalui kegiatan “Membuat Model Bangun Ruang di Sekitar Kita”. Pembelajaran dirancang menggunakan pendekatan Problem Based Learning (PBL), integrasi STEM, dan prinsip pembelajaran berdiferensiasi, dengan dukungan aplikasi berbasis AI seperti ChatGPT dan Canva AI sebagai sarana eksplorasi dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi AI membantu guru menganalisis kebutuhan belajar siswa secara lebih akurat, menyesuaikan strategi mengajar, dan menerapkan diferensiasi pembelajaran secara efektif. Selain meningkatkan pemahaman konseptual dan kemampuan berpikir kritis, penggunaan AI juga memperkuat keterampilan kolaborasi, kreativitas, dan rasa percaya diri siswa. Kesimpulannya, pemanfaatan AI memberikan dampak positif terhadap proses maupun hasil belajar, serta menciptakan pembelajaran matematika yang personal, adaptif, dan menyenangkan tanpa menggantikan peran guru sebagai fasilitator utama.
Penelitian ini bertujuan menganalisis pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam pembelajaran matematika, khususnya pada materi bangun ruang, serta dampaknya terhadap proses dan hasil belajar siswa kelas V SDN 2 Natar Lampung. Latar belakang penelitian berangkat dari tantangan pembelajaran matematika di sekolah dasar yang masih dihadapkan pada keberagaman kemampuan, gaya belajar, dan kesiapan belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain implementasi pembelajaran berbasis proyek, melibatkan 24 siswa melalui kegiatan “Membuat Model Bangun Ruang di Sekitar Kita”. Pembelajaran dirancang menggunakan pendekatan Problem Based Learning (PBL), integrasi STEM, dan prinsip pembelajaran berdiferensiasi, dengan dukungan aplikasi berbasis AI seperti ChatGPT dan Canva AI sebagai sarana eksplorasi dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi AI membantu guru menganalisis kebutuhan belajar siswa secara lebih akurat, menyesuaikan strategi mengajar, dan menerapkan diferensiasi pembelajaran secara efektif. Selain meningkatkan pemahaman konseptual dan kemampuan berpikir kritis, penggunaan AI juga memperkuat keterampilan kolaborasi, kreativitas, dan rasa percaya diri siswa. Kesimpulannya, pemanfaatan AI memberikan dampak positif terhadap proses maupun hasil belajar, serta menciptakan pembelajaran matematika yang personal, adaptif, dan menyenangkan tanpa menggantikan peran guru sebagai fasilitator utama.
Teks lengkap tersedia melalui galley PDF apabila diterbitkan oleh jurnal.
Contributor roles recognized in accordance with the NISO Z39.104 international standard.
The research data supporting the findings of this study are available from the corresponding author upon reasonable request or deposited in institutional repositories.
The authors declare that they have no known competing financial interests or personal relationships that could have appeared to influence the work reported in this paper. This journal adheres to the COPE (Committee on Publication Ethics) Code of Conduct.
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0).