Pendidikan Multikultural Di Masyarakat
Abstract
Salah satu obyek pendidikan adalah masyarakat. Pendidikan di masyarakat tentunya berbeda dengan pendidikan di sekolah. Pendidikan ini dilaksakan dalam rangka menjaga perbedaan dan bukan memaksakan menyatukan perbedaan tersebut. Maka formula pendidikan multikulural, menjadi solusi dan dapat diterapkan di tengan masyarakat yang sangan komplek permasalahnya. Penelitian ini akan membahas tentang apa itu pendidikan mulitkulural dan masyarakat mulitikulural. Bagaimana melahirkan sekolah multikulural dan merawat perbedaan di maysarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian deskriptif kualitatif, dengan jenis penelitian studi pustaka. Penelitian kepustakaan di lakukan melalui buku, majalah, jurnal, internet dan sebagainya. Selain itu dengan melakukan studi pengamatan dari penelitian-penelitian sebelumnya. Hasil yang ditemukan dari penelitian ini yaitu; Bahwa Pendidikan multikulural di tengah masyarakat akan menghasilakan masyarakat yang siap dengan perbedaan, masyarakat yang kritis dan tingginya kepedulian sosial, melahirkan persatuan dan meminimalisir radikalisme, serta menguatkan ikatan komitmen moral untuk saling menghargai dan tolerans
Pendidikan Multikultural Di Masyarakat
Abstract
Salah satu obyek pendidikan adalah masyarakat. Pendidikan di masyarakat tentunya berbeda dengan pendidikan di sekolah. Pendidikan ini dilaksakan dalam rangka menjaga perbedaan dan bukan memaksakan menyatukan perbedaan tersebut. Maka formula pendidikan multikulural, menjadi solusi dan dapat diterapkan di tengan masyarakat yang sangan komplek permasalahnya. Penelitian ini akan membahas tentang apa itu pendidikan mulitkulural dan masyarakat mulitikulural. Bagaimana melahirkan sekolah multikulural dan merawat perbedaan di maysarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian deskriptif kualitatif, dengan jenis penelitian studi pustaka. Penelitian kepustakaan di lakukan melalui buku, majalah, jurnal, internet dan sebagainya. Selain itu dengan melakukan studi pengamatan dari penelitian-penelitian sebelumnya. Hasil yang ditemukan dari penelitian ini yaitu; Bahwa Pendidikan multikulural di tengah masyarakat akan menghasilakan masyarakat yang siap dengan perbedaan, masyarakat yang kritis dan tingginya kepedulian sosial, melahirkan persatuan dan meminimalisir radikalisme, serta menguatkan ikatan komitmen moral untuk saling menghargai dan tolerans
Teks lengkap tersedia melalui galley PDF apabila diterbitkan oleh jurnal.
References
- Abu Ahmadi, (2009). Ilmu Sosial Dasar, (Jakarta: Rineka Cipta)
- Abdullah Idi, (2011). Sosiologi Pendidikan, (Jakarta: Raja Grafindo Persada,)
- Afandi, Munif, (2018). Potret Masyarakat Multikultural Di Indonesia, Journal Multicultural Of Islamic Edication, Volume 2, Nomor 1
- A. Fuad Fanani, (2004). Islam Mazhab Kritis: Menggagas Keberagamaan Liberati, (Jakarta: Kompas Gramedia)
- Agus Munadlir, (2016). Strategi Sekolah Dalam Pendidikan Multikultural, JPSD : Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 2, No. 2
- Ainurrafiq Dawam, (2003). Emoh Sekolah (Yogyakarta : Inspeal ahisma Karya Press)
- Ali Maksum, M, (2013). Sosiologi Pendidikan, (Buku Perkuliahan Program S-1 Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Ampel Surabaya, Government of Indonesia (GoI) and Islamic Development Bank (IDB))
- Atmaja, (2003). Multikulturalisme dalam Perspektif Filsafat Hindu, makalah disampaiakan pada Seminar Damai dalam Perbedaan.
- Azyumardi Azra, (2007) “Identitas dan Krisis Budaya, Membangun Multikulturalisme Indonesia” (Journal).
- Bhikhu Parekh, (2000). Rethingking Multiculturalism: Cultural Diversity and Political Theory. (Cambridge: Harvard University Press)
- Freire, Paulo, (1984). Pendidikan Sebagai Praktek Pembebasan, terj. Alois A. Nugroho, (Jakarta: Gramedia)
- Haidar Bagir, (2017). Islam Tuhan, Islam Manusia, (Bandung: Penerbit Mizan)
- Lasijan, (2014). Multikulturalisme Dalam Pendidikan Islam, Jurnal TAPIs Vol.10 No.2
- Maksum, A. dan Ruhendi, L.Y., (2009). Paradigma Pendidikan Universal, (Yogyakarta: IRCSod)
- M. Ainul Yaqin, Akademika Multikultural (Yogyakarta:UIN Suka Press, tt)
- M. Furqon Wahyudi, (2021), Peran Manusia Di Bumi Sebagai Khalifah Dalam Perubahan Sosia, An Naba: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Pendidikan Islam, Volume 4, Nomor 1
- Muhaemin El-Ma’hady, (2004). Multikulturalisme dan Pendidikan Multikultural: Sebuah Kajian Awal (http://pendidikan network)
- Nurani Soyomukti, (2010). Pengantar Sosiologi (Yogyakarta: Ar-ruzz Media)
- Nur Syam, (2009). Tantangan multikulturalisme Indonesia: Dari radikalisme menuju kebangsaan, (Jakarta: Kanisius).
- Parsudi Suparlan, Menuju Masyarakat Indonesia yang Multikultural, makalah disajikan pada Simposium Internasional, di Universitas Udayana 16-19 Juli 2002. Sumber: http://www.scripps.ohiou.edu/news/cmdd/artikelps.htm
- Soerjono Soekanto, (2012). Sosiologi Suatu Pengantar, (Jakarta: Rajawali Pers)
- Stella Rose Que, (2017). Masyarakat Multikultural Dalam Cerminan Budaya Populer Amerika Dan Indonesia, Jurnal Tahuri, Volume 14, Nomor 1
- Zubedi, Telaah Konsep Multikulturalisme Dan Implementasinya Dalam Dunia Pendidikan,.
- Zaenal Abidin As, (2016). Menanamkan Konsep Multikulturalisme Di Indonesia Dinamika Global, Volume 01, No.2
- Zamroni, (2016), Kultur Sekolah, (Yogyakarta: Gavin Kalam Utama)
References
- Abu Ahmadi, (2009). Ilmu Sosial Dasar, (Jakarta: Rineka Cipta)
- Abdullah Idi, (2011). Sosiologi Pendidikan, (Jakarta: Raja Grafindo Persada,)
- Afandi, Munif, (2018). Potret Masyarakat Multikultural Di Indonesia, Journal Multicultural Of Islamic Edication, Volume 2, Nomor 1
- A. Fuad Fanani, (2004). Islam Mazhab Kritis: Menggagas Keberagamaan Liberati, (Jakarta: Kompas Gramedia)
- Agus Munadlir, (2016). Strategi Sekolah Dalam Pendidikan Multikultural, JPSD : Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 2, No. 2
- Ainurrafiq Dawam, (2003). Emoh Sekolah (Yogyakarta : Inspeal ahisma Karya Press)
- Ali Maksum, M, (2013). Sosiologi Pendidikan, (Buku Perkuliahan Program S-1 Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Ampel Surabaya, Government of Indonesia (GoI) and Islamic Development Bank (IDB))
- Atmaja, (2003). Multikulturalisme dalam Perspektif Filsafat Hindu, makalah disampaiakan pada Seminar Damai dalam Perbedaan.
- Azyumardi Azra, (2007) “Identitas dan Krisis Budaya, Membangun Multikulturalisme Indonesia” (Journal).
- Bhikhu Parekh, (2000). Rethingking Multiculturalism: Cultural Diversity and Political Theory. (Cambridge: Harvard University Press)
- Freire, Paulo, (1984). Pendidikan Sebagai Praktek Pembebasan, terj. Alois A. Nugroho, (Jakarta: Gramedia)
- Haidar Bagir, (2017). Islam Tuhan, Islam Manusia, (Bandung: Penerbit Mizan)
- Lasijan, (2014). Multikulturalisme Dalam Pendidikan Islam, Jurnal TAPIs Vol.10 No.2
- Maksum, A. dan Ruhendi, L.Y., (2009). Paradigma Pendidikan Universal, (Yogyakarta: IRCSod)
- M. Ainul Yaqin, Akademika Multikultural (Yogyakarta:UIN Suka Press, tt)
- M. Furqon Wahyudi, (2021), Peran Manusia Di Bumi Sebagai Khalifah Dalam Perubahan Sosia, An Naba: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Pendidikan Islam, Volume 4, Nomor 1
- Muhaemin El-Ma’hady, (2004). Multikulturalisme dan Pendidikan Multikultural: Sebuah Kajian Awal (http://pendidikan network)
- Nurani Soyomukti, (2010). Pengantar Sosiologi (Yogyakarta: Ar-ruzz Media)
- Nur Syam, (2009). Tantangan multikulturalisme Indonesia: Dari radikalisme menuju kebangsaan, (Jakarta: Kanisius).
Author Contributions (CRediT Taxonomy)
Contributor roles recognized in accordance with the NISO Z39.104 international standard.
Data Availability Statement
The research data supporting the findings of this study are available from the corresponding author upon reasonable request or deposited in institutional repositories.
Publication Ethics & Conflict of Interest
The authors declare that they have no known competing financial interests or personal relationships that could have appeared to influence the work reported in this paper. This journal adheres to the COPE (Committee on Publication Ethics) Code of Conduct.
Copyright & Licensing
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0).






