Memuat jurnal…
Memuat jurnal…
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan problematika non-linguistik dalam pembelajaran bahasa Arab, bahwasanya macam-macam keluhan tentang rendahnya mutu dan prestasi pembelajaran bahasa Arab acap kita dengar dan temukan dari bermacam- macam riset dan tulisan. Usaha guna memperbaiki mutu pendidikan juga sudah dicoba dengan bermacam upaya. Namun, hasilnya senantiasa saja masih jauh dari mencukupi. Bahasa Arab adalah mata pelajaran yang wajib dipelajari di lembaga pendidikan islam dari mulai jenjang Madrasah Ibtidaiyah/Sekolah Dasat Islam Terpadu sampai Perguruan Tinggi Islam. Dalam proses pembelajaran bahasa Arab, hambatan-hambatan selalu ada, hambatan-hambatan tersebut banyak menyebabkan kesulitan siswa dalam belajar bahasa Arab. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa. Penentuan subjek penelitian dilakukan dengan teknik purposive sampling yang berjumlah 28 informan. Metode pengumpulan data dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses pelaksanaan pembelajaran bahasa Arab dan Problematika Non-Linguistik dalam pembelajaran bahasa Arab di SDIT Muhammadiyah Gunung Terang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Proses Pelaksanaan Pembelajaran di kelas tidak selalu berjalan dengan baik. Kesimpulan Proses Pelaksanaan Pembelajaran di kelas (1) kurangnya minat dan motivasi dari dalam diri siswa untuk mempelajari bahasa Arab, (2) sulitnya siswa membaca dan memahami arti dari setiap kosakata bahasa Arab, (3) kurangnya perhatian orangtua terhadap siswa tentang kesadaran dan dorongan belajar diluar sekolah, (4) metode membaca dan drill yang membuat siswa merasa tidak tertarik untuk belajar bahasa Arab lebih mendalam.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan problematika non-linguistik dalam pembelajaran bahasa Arab, bahwasanya macam-macam keluhan tentang rendahnya mutu dan prestasi pembelajaran bahasa Arab acap kita dengar dan temukan dari bermacam- macam riset dan tulisan. Usaha guna memperbaiki mutu pendidikan juga sudah dicoba dengan bermacam upaya. Namun, hasilnya senantiasa saja masih jauh dari mencukupi. Bahasa Arab adalah mata pelajaran yang wajib dipelajari di lembaga pendidikan islam dari mulai jenjang Madrasah Ibtidaiyah/Sekolah Dasat Islam Terpadu sampai Perguruan Tinggi Islam. Dalam proses pembelajaran bahasa Arab, hambatan-hambatan selalu ada, hambatan-hambatan tersebut banyak menyebabkan kesulitan siswa dalam belajar bahasa Arab. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa. Penentuan subjek penelitian dilakukan dengan teknik purposive sampling yang berjumlah 28 informan. Metode pengumpulan data dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses pelaksanaan pembelajaran bahasa Arab dan Problematika Non-Linguistik dalam pembelajaran bahasa Arab di SDIT Muhammadiyah Gunung Terang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Proses Pelaksanaan Pembelajaran di kelas tidak selalu berjalan dengan baik. Kesimpulan Proses Pelaksanaan Pembelajaran di kelas (1) kurangnya minat dan motivasi dari dalam diri siswa untuk mempelajari bahasa Arab, (2) sulitnya siswa membaca dan memahami arti dari setiap kosakata bahasa Arab, (3) kurangnya perhatian orangtua terhadap siswa tentang kesadaran dan dorongan belajar diluar sekolah, (4) metode membaca dan drill yang membuat siswa merasa tidak tertarik untuk belajar bahasa Arab lebih mendalam.
Teks lengkap tersedia melalui galley PDF apabila diterbitkan oleh jurnal.
Contributor roles recognized in accordance with the NISO Z39.104 international standard.
The research data supporting the findings of this study are available from the corresponding author upon reasonable request or deposited in institutional repositories.
The authors declare that they have no known competing financial interests or personal relationships that could have appeared to influence the work reported in this paper. This journal adheres to the COPE (Committee on Publication Ethics) Code of Conduct.
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0).